Giri Menang (Global FM Lombok)-
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaaten/kota se-NTB
sepakat menyeragamkan kalender pendidikan di NTB. Artinya, tidak ada
lagi perbedaan kalender pendidikan di tingkat kabupaten/kota se-NTB,
seperti penerimaan siswa baru, proses pendidikan, hari libur dan lain
sebagainya. Selain itu, akan ada buku saku pendidikan yang memuat data
pendidikan NTB untuk dipegang kabupaten/kota sebagai acuan.
” Selama ini kan masih terjadi perbedaan kalender pendidikan di
kabupaten/kota di NTB. Ada yang libur 1 bulan saat bulan Ramadhan. Ada
yang belajar, ada yang belum menerima siswa baru, ada yang sudah. Nah
ini yang kami seragamkan sekarang,” kata Kepala Dikpora NTB, Drs. H. L.
Syafi’i, MM.,kepada wartawan di Villa Sayang, Lombok Barat (Lobar),
Kamis (23/5).
Syafi’i menuturkan, kalender pendidikan menjadi kewenangan
kabupaten/kota, sehingga harus diseragamkan provinsi. Perbedaan kalender
pendidikan sangat berpengaruh terhadap psikologi siswa. Sebagai contoh,
anak yang masuk sekolah ditengah siswa sekolah lain libur akan terjadi
kecemburuan, sehingga siswa tidak konsentrasi mengikuti proses belajar
mengajar. Penerimaan siswa baru yang tidak serentak juga sangat
merugikan sekolah lain.
Penerimaan peserta didik baru lanjut Syafi’i, mulai tahun 2013 ini
dari Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/MK akan
diseragamkan. Hal itu untuk memastikan penuntasan wajib belajar (wajar)
9 tahun. Artinya, di setiap sekolah harus memiliki tanggungjawab agar
jumlah siswanya waktu masuk tetap saat waktu keluar atau lulus. “ Jadi
tidak ada Drop Out di sekolah tersebut,” tuturnya. (ozi)

Post a Comment